Ketika Liverpool Tak Mencicipi Salah Saat Mempunyai Salah

Posted by Ganas003 on 21.51 in ,

Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Barcelona, dan kemudian memanfaatkan insting tajam Mohamed Salah? Tidak ada yang menyangkal dan tak ada satupun yang mengacungkan jari untuk menyampaikan salah. Bayangkan saja dari 36 laga yang telah di mainkan, apakah Bung bisa menebak berapa jumlah gol yang berhasil dikoleksi Salah? 30 gol Bung. Tentu bukan torehan yang biasa. Justru ini torehan luar biasa. Salah sangat produktif di bawah asuhan Jurgen Klopp ketika ini.


Kehilangan Philipe Coutinho memang mendatangkan sedih bagi fans setia The Kopites. Ya sudahlah Bung, iklhaskan saja, toh Salah kini bisa menggantikan posisinya. Gocekan, lesatan, sekaligus passing tajam sanggup menciptakan Bung (yang pendukung Liverpool) bisa berbahagia. Toh kapan lagi Bung mempunyai pemain bertaji berjulukan Salah tapi ia selalu melaksanakan sebaliknya (dibaca: benar) di setiap laga.


AS Roma Harusnya Sedih Dan Tak Ikhlas Karena Melepas Serigala Yang Dapat Merubah Nasib Ibu Kota Italia


Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Ketika Liverpool Tak Merasakan Salah Ketika Memiliki Salah

Sumber : Goal.com


AS Roma seharusnya bersedih karena telah melepas serigala ke Liverpool dengan nilai 39 juta paunsterling. Padahal Salah juga tak jelek-jelek amat selama berkostum A.S Roma, ia pernah dipinjamkan dari Chelsea ke Roma hingga jadinya dipermanenkan di ibu kota Itali tersebut. Selama 3 tahun ia telah mengoleksi 34 gol dari 84 pertandingan di setiap ajang. Jelas itu torehan yang membanggakan alasannya ia bermain sebagai posisi sayap, tentu kiprah utamanya menjadi penyuplai juru gedor AS Roma ketika itu, bukan sebagai pencetak gol.


Tetapi apa yang menciptakan AS Roma melepasnya ke Liverpool yaitu suatu kesalahan, karena karirnya kini tengah  bersinar, seharusnya Roma bisa lebih bersabar dengan membiarkannya sanggup menyesuaikan diri dengan iklim sepak bola Italia. Sebab bisa saja Salah membawa Roma mencium kembali scudetto yang terakhir diraihnya tahun 2001 silam. Mungkin.


Salah Bertaji Ketika Berlaga Bersama Liverpool, Tetapi Kenapa Tidak Saat Bergabung Dengan Chelsea?


Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Ketika Liverpool Tak Merasakan Salah Ketika Memiliki Salah

Sumber : Goal.com


Mohamed Salah bersama-sama sudah bersahabat dengan iklim sepak bola Inggris yang populer dengan permainan cepat atau kick and rush. Mungkin juga itu yang jadi alasan ketika pemain ini berkostum The Reds, tak butuh waktu usang untuk menyesuaikan diri dengan gaya permainan ini. Selain itu ia pun juga telah sering melihat pertandingan Liverpool sebelum dikontrak secara resmi. “Saya melihat beberapa pertandingan Liverpool animo lalu. Para pemain menyampaikan 100 persen kemampuan untuk menang,” kata Salah dikutip dari kompas.


Kalau di Chelsea, mantan kapten sekaligus legenda The Blues, Frank Lampard menuturkan penyebab Salah gagal bersinar. Menurut pemain yang dulu bernomor punggung 8 ini, kepindahan Salah terlalu dini meskipun ia punya talenta besar yang tak bisa dielakkan. Selain itu persaingan lini tengah Chelsea pada ketika beliau pindah di tahun 2014 juga cukup sengit, belum lagi banyak yang berpikir Salah tak sanggup bersaing karena iklim sepak bola Inggris mengandalkan fisik dan juga postur, sementara Salah mempunyai postur yang kecil untuk ukuran pemain Eropa.


“Tidak gampang baginya (Mohamed Salah) untuk bersaing dengan Eden Hazard, Oscar, dan Juan Mata. Selain sulit, beliau juga mungkin terlalu muda,” ujar Lampard dikutip dari Bolasport.


Keyakinan Jurgen Klopp Kepada Salah Dibayar Dengan Penampilan Yang Menawan


Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Ketika Liverpool Tak Merasakan Salah Ketika Memiliki Salah

Sumber : Goal.com


Kedatangan Salah merupakan menjadi hal yang telah usang dirindukan Liverpool, pemain yang sanggup berkreasi sekaligus menjadi referensi untuk mencetak gol. Jawabannya ada pada diri Mohamed Salah. Kedatangannya pun tidak berjalan mulus begitu saja karena ada cerita yang membawanya ke Stadion Anfield Bung. Bung bisa membayangkan Klopp sedang mencoba memberi pembuktian kepada publik Liverpool yang berharap besar kepadanya untuk membawa perubahan.


Terlebih lagi Barcelona yang terus menarik hati Coutinho, menciptakan publik memprediksi jikalau bintang Brasil tersebut akan pindah. Lantaran sedang sibuk membangun kapal perangnya, Klopp mendapat saran untuk pemain yang sekiranya cocok dan sanggup menopang performa Liverpool yang fluktuatif.


“Michael Edward (Direktur Olahraga Klub Liverpool), Dave Fallows, dan Barry Hunter (pemadu bakat), mereka benar-benar berusaha yakinkan aku (Jurgen Klopp), dan katakan bahwa beliau yaitu solusinya. Ketika anda punya 20 pemain yang bisa aku datangkan, para pemain berbeda, sulit untuk menciptakan keputusan awal, tapi kami semua yakin (untuk datangkan Salah). Jadi, kami menciptakan keputusan awal dan benar-benar bisa mendapatkannya,” tandas Klopp dilansir dari situs resmi Liverpool.


Salah Membuat Fans Kegirangan Bahkan Sampai Ingin Berpindah Keyakinan


Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Ketika Liverpool Tak Merasakan Salah Ketika Memiliki Salah

Sumber : Goal.com


Salah memang fantastis, tidak ada yang salah dengan debutnya. Pemain ini pribadi dicintai para fans Liverpool. Bahkan banyak juga Bung fans yang mengutarakan lewat media umum Twitter kalau Salah menciptakan dirinya ingin berpindah keyakinan menjadi Islam, sebagai agama yang dipegang teguh oleh Salah. Cuitan itu pun bermunculan bahkan hingga ada video chant atau yel-yel Liverpool yang berbunyi “Salah bikin beberapa gol lagi, Kami akan menjadi muslim”. Nampaknya Salah akan mendapat gelimang pahala dari Yang Maha Kuasa apabila hal itu terjadi.


Apakah Liverpool Dapat Mempertahankan Salah?


Siapa yang bilang Liverpool mengambil keputusan salah ketika membuang Philippe Coutinho ke Ketika Liverpool Tak Merasakan Salah Ketika Memiliki Salah

Sumber : Goal.com


Liverpool memang kerap mendapat pemain berbakat Bung, menyerupai Michael Owen, Fernando Torres, Xabi Alonso, hingga Luis Suarez namun semua pemain yang disebutkan tidak ada yang bertahan usang di Liverpool, terkecuali Steven Gerrard (meskipun tidak juga pensiun di Liverpool).


Apa lagi jikalau Salah kian bersinar, bisa saja beberapa klub besar di Itali, Perancis, Spanyol, bahkan Inggris sendiri bakal menggodanya. Hal ini biasanya bermula dari ambisi pemain untuk menjadi juara di Liga Lokal bahkan Eropa, apabila ambisi tak tercapai pemain bakal pindah ke klub lain yang sanggup melancarkan ambisinya. Lantas apakah Liverpool bisa menyalurkan ambisi para pemainnya?