Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri

Posted by Ganas003 on 21.51 in

Akhirnya terjawab sudah semua teka-teki perihal karir Egy Maulana Vikry. Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi bakal berlaga di liga utama Polandia. Bukan berlaga di klub ingusan atau pun sekedar trial, Egy eksklusif melakoni debutnya di tim utama, yang mana menjadi sasarannya selama ini yaitu menempati sebuah klub dengan durasi bermain lebih usang bukan sebagai penghangat dingklik cadangan belaka.


Kini Egy mengemban nomor 10, sebuh nomor sakral di sepakbola. Yang mana menjadi sebuah identitas jika pemain mengemban nomor 10 yakni pemain yang luar biasa. Egy sendiri gres sanggup melakoni debutnya pada tanggal 8 Juli 2018 nanti, dikarenakan ia gres berusia 18 tahun pada bulan Juni. Sedangkan FIFA mempunyai peraturan tidak memperbolehkan mengkontrak pemain di bawah umur.  Lechia Gdanks bukan lah tim tersohor, melainkan tim medioker yang gres naik ke liga utama Polandia semenjak tahun 2008.


Ketika Karir Mulai Dirakit, Biasanya Ada Hal yang Hanya Kaprikornus Pengait Hingga Karir Dapat Menyentuh Langit


 Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi kolam Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri

Sumber : Viva.com


Tak perlu muluk-muluk bagi Egy untuk menetukan karirnya saat banyak klub berdatangan meminati jasanya sebut saja Benfica, Saint Etienne dan Legia Warsawa.  Merupakan 3 nama yang paling sering dikaitkan saat simpang siurnya pelabuhan karir dari Egy. Namun saat diperkenalkan di Lechia Gdanks, Sabtu kemudian (10/3), Egy eksklusif disodorkan pertanyaan yang menohok dari wartawan Polandia.


“Apakah Lechia Gdanks hanya akan menjadi watu loncatan ke Benfica?”, sebab salah satu tim terkuat di Portugal ini dikabarkan memperlihatkan trial kepada Egy. Namun dengan lugas Egy menjawab pertanyaan tersebut, “Saya belum ada niatan pindah ke klub lain, yang penting saya berada tim ini, bermain sepenuh hati dan mengatakan yang terbaik”.


Menjadi Pemain Asia Ketiga yang Berada Di Gdanks


 Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi kolam Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri

Sumber : Bolanasional.co


Egy yang telah resmi dikontrak secara profesional oleh Lechia Gdanks, tentu bakal menjadi sentra perhatian masyrakat Indonesia karena pemain ini bakal bermain di Eropa yang mengisi tim utama. Lechia Gdanks menjadi tim pertama Egy secara profesional sebab sebelumnya pemain ini hanya menempuh training di Sekolah Olahraga Ragunan yang dikhususkan bagi atlit-atlit berbakat.


Namun Egy bukan orang Asia pertama yang direkrut bung. Lantaran ada dua nama asal Jepang yang sudah pernah berada lebih dulu menyerupai Tsubasa Nishi (2014-2016) dan Daisuke Matsui (2013).  Meskipun begitu Egy tentu saja menjadi pemain pertama asal Asia Tenggara yang berada di Gdanks.


Mengisi Lini Tengah, Merupakan Lini yang Ramai Diminati Sekaligus Pesaing


 Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi kolam Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri


Lini tengah merupakan lini yang ketat dan juga sarat akan gengsi. Banyak pemain yang terlahir sebagai pangeran sepakbola berawal dari lini tengah, sebut aja Michele Platini, Michael Ballack, Zinedine Zidane hingga Andreas Iniesta. Bukan sembarang pemain yang sanggup mengemban lini tengah bung. Karena bakal banyak tekanan yang didapat oleh pemain tengah menyerupai harus menjemput bola dari pertahan, mengkreasi serangan, menjaga tempo permainan, bahkan menjadi palang pintu serangan sekaligus pertahanan.


Egy sendiri, merupakan pemain yang sanggup dibilang offensif atau cenderung menyerang. Untuk mengisi pos tengah Lechia Gdanks tentu saja Egy harus bersaing dengan para pemain lain yang jauh berada di atasnya seperti  Milos Krasic, mantan pemain Juventus. Kemudian Romario Balde yang direkrut dari tim reserved Benfica, ada juga Marco PAixao yang tak tergantikan sebab mengoleksi 16 gol dari 25 pertandingan.


Tak Semuanya Murni, Ternyata Ada Sisi Menarik Dibalik Nomor Punggung Egy


 Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi kolam Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri

Sumber : Panditfootball.com


Memang kasatmata bung, jika Egy bakal menggunakan nomor 10 di Lechia Gdanks yang mana nomor tersebut merupakan nomor Sebastian Mila yang menjabat sebagai kapten tim sekaligus pemain tim nasional Polandia. Pemain berusia 35 tahun tersebut dikabarkan bakal pensiun di simpulan trend ini. Selain itu, kepindahan Egy ke Lechia Gdanks ternyata berimbas ke media sosial, sebagaimana diketahui masyrakat Indonesia sangat menggiati acara bersosial lewat jejaring dunia maya.


Sebagai penggila bola sekaligus penggiat sosial media menciptakan akun Twitter milik Lechia Gdanks melonjak tajam ke angka 60 ribu pengikut semula hanya 23 ribu. Bahkan Instagram pun naik pesat ke angka 92 ribu. Selain itu dilansir dari panditfootball, Lechia Gdanks sedang mengalami problem finansial adapun santunan nomor 10 kepada Egy ada kaitan dengan sisi marketing, dengan penjualan jersey Egy lewat Instagram. Hal ini pun diamini dua wartawan asal Polandia yang jadi koresponden pandit. Namun hal ini masuk akal saja terjadi kan, tak perlu dipusingi atau dikomentari, toh kepindahan Coutinho ke Barca juga eksklusif diedarkan jerseynya.


Menanti Debut Egy Sekaligus Perkembangannya, Namun Jangan Membebaninya


 Pemain yang mempunyai kelincahan yang tak biasa dari anak seusianya ini kesudahannya resmi kolam Ketika Lechia Gdanks Menjadi Pelabuhan Egy Maulana Vikri

Sumber : Asahansatu


Jangan terlalu membani Egy dengan impian yang muluk-muluk, perihal prestasi. Lebih baik kita biarkan Egy untuk mengeksplor diri semoga menjadi lebih baik lagi. Tak perlu juga dikomentari dengan nada negatif perihal pemilihan karirnya di Lechia Gdanks, sebab Egy masih muda, masih banyak kesempatan dan jam terbang yang sanggup diraihnya.


Tak shahih rasanya jika membani laki-laki 18 tahun dengan impian 100 juta warga negara Indonesia. lebih baik kita doakan saja yang terbaik Egy di debutnya hingga langgar seterusnya semoga sanggup berkembang dan semakin matang.