Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Menawarkan Hukuman Berat Kepada Klub Yang Pergi Begitu Saja

Posted by Ganas003 on 21.51 in

Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menciptakan peraturan baru. Salah satunya yakni derma hukuman yang berat terhadap klub yang mengundurkan diri dari Liga 1. Peraturan ini dibentuk untuk menjaga daya saing antar tim semoga kian terjaga dengan tensi yang masih sama di setiap pekannya, Karena apabila ada satu tim saja yang mundur dari liga, tentu bakal menciptakan persaingan menjadi kurang asyik untuk diikuti, meskipun ada juga laba yang didapatkan bagi tim.


Liga 1 sebagai kasta tertinggi juga tidak mau tercoreng namanya sebagai liga yang tidak begitu kompetitif. Maklum untuk memperbaiki liga, rasanya regulasi harus dimatangkan tanpa lupa dijalankan dengan baik, jangan cuma gembar gembor peraturan tetapi ketika ada kesalahan yang dilakukan tidak ditindak secara matang. Seperti masalah WO yang dilakukan Persib ketika berhadap dengan Persija, November tahun lalu. Seharusnya Komdis PSSI sanggup mendegradasi Persib dari kasta tertinggi dengan merujuk pasal 13 Ayat 2. Namun hal itu tak terjadi, Persib hanya didenda 200 juta.


Mengganti Klub Yang Telah Mengundurkan Diri Atau Dikeluarkan


Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Memberikan Sanksi Berat Kepada Klub yang Pergi Begitu Saja


Salah satu regulasi yang dikaji oleh PT. LIB yakni soal klub yang mengundurkan diri atau dikeluarkan dari liga I yang digantikan oleh klub lain. Sebagai tubuh tertinggi, PSSI yang diwakili komite direktur harus menetapkan beberapa hal terkait soal pengunduran sebelum dimulainya Liga 1. Otomatis klub yang menggantikan harus merupakan anggota PSSI, tidak sanggup dari luar anggota PSSI Bung. Sesuai dengan pasal 6, klub yang mundur atau dikeluarkan dari Liga 1 sebelum dimulainya kompetisi sanggup digantikan oleh klub lain.


Sanksi Makin Berat Dengan Dikenakan Denda yang Nilainya Dapat Berkali Lipat


Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Memberikan Sanksi Berat Kepada Klub yang Pergi Begitu Saja

Sumber : Beritagar.id


Sanksi yang berat juga diberikan oleh PT. LBI kepada klub yang seketika mengundurkan diri ketika Liga 1 sedang akan digelar atau pun sudah berjalan. Sanksi yang dikenakan kali ini yakni berupa denda yang nilainya sanggup mencapai milliaran. Hal ini tentu sanggup menciptakan klub harus berfikir dua kali untuk melepaskan diri. Isi dari hukuman tersebut yakni klub yang mengundurkan diri lebih dari 30 hari sebelum Liga 1 dimulai dikenakan hukuman sebesar Rp 1 milliar. Sedangkan klub yang mengundurkan diri kurang dari 30 hari, dikenakan denda 2 kali lipatnya, yakni Rp 2 milliar.


Klub Lain Pun Ikut Kena Getahnya, Akibat Klub yang Tak Dapat Bertahan


Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Memberikan Sanksi Berat Kepada Klub yang Pergi Begitu Saja


Kerugian sudah niscaya klub yang menjadi tersangka pengunduran diri Bung, akan tetapi apakah klub lainnya bakal merasakannya alhasil juga? Ternyata iya Bung, karena mirip diatur dalam pasal 7, kalau klub mengundurkan diri sehabis kompetisi dimulai, maka seluruh pertandingan yang telah dijalankan dinyatakan tidak sah. Pahitnya apabila klub lawan yang unggul point, gol tersebut dihilangkan, dalam artian tidak akan dihitung sehingga berimbas kepada klasemen akhir. Ternyata klub yang keluar juga mirip parasit ya Bung, sebab sanggup menyusahkan klub lain.


Selain Klub, Beberapa Pihak Juga Ikut Dirugikan, Sehingga Klub Yang Mengundurkan Diri Harus Membayar


Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Memberikan Sanksi Berat Kepada Klub yang Pergi Begitu Saja

Sumber : Goal.com


Klub yang mengundurkan diri ternyata dikenakan biaya yang menyakitkan lagi Bung. Hal ini dinamakan biaya kompensasi. Pembayaran denda dilakukan untuk kerugian yang dialami oleh klub lain, PSSI, LIB, sponsor, televisi , dan beberapa pihak lainnya. Untuk nilai kompensasinya sendiri bakal ditetapkan oleh LIB.


Selain itu klub yang terdegradasi juga belum tentu bermain di liga bawahnya, namun  kompetisi bakal ditentukan oleh Komite Eksekutif PSSI. Tidak hingga di situ Bung, klub tersebut juga didenda sebesar Rp 500 juta apabila mengundurkan diri pada putaran pertama (pekan pertandingan ke-1 hingga ke-17) dan sebesar Rp 1 miliar apabila mengundurkan diri pada putaran kedua (pekan pertandingan ke-18 hingga ke-34).


Menelisik Musim Lalu, Ada Klub Yang Keluar Tanpa Berbisik Terlebih Dahulu


Guna meningkatkan kualitas liga semoga kian kompetitif Regulasi Liga Tertinggi Sepak Bola Indonesia Memberikan Sanksi Berat Kepada Klub yang Pergi Begitu Saja

Sumber : Tirto.id


Beberapa tim ekspresi dominan kemudian terutama di Liga 2 banyak yang keluar karena ketidakkondusifan, kerugian ataupun ketidakjelasan, mirip yang dialami Pro Duta FC dan Persifa Fakfak. Permasalahan yang dialami Pro Duta yakni tim berjuluk “Kuda Keraton” ini mengganggap kalau Liga 2 tidak lagi aman sehingga ia lebih menentukan untuk mundur. Sedangkan Persifa Fakfak yang dilanda duduk kasus finansial harus meninggalkan Liga 2, meskipun sudah diberikan subsidi guna menambal keuangan. Adapun regulasi yang gres tersebut tidak sanggup lagi dilakukan banding sebab mengikat dan sudah keputusan final. Kelonggaran regulasi pun sanggup terjadi apabila terjadi force majeure mirip peristiwa alam.